Kenapa Sering Nyeri Dada Sebelah Kanan

Kenapa Sering Nyeri Dada Sebelah Kanan – Sakit dada pasca Covid-19 harus hati-hati, bisa jadi sindrom Covid berkepanjangan. Hal ini bisa terjadi pada orang dewasa maupun anak-anak, baik pengidap Covid-19 memiliki disabilitas atau tidak.

Jika Anda sudah sembuh dari Covid-19 namun masih mengalami gejala, mungkin Anda mengalami kondisi pasca-Covid-19. Penyakit ini disebut juga dengan sindrom long Covid atau sindrom pasca-Covid.

Kenapa Sering Nyeri Dada Sebelah Kanan

Kenapa Sering Nyeri Dada Sebelah Kanan

Penyakit akibat virus corona SARS-CoV-2 ini dapat merusak otot jantung dan mengganggu fungsi jantung. Sel-sel jantung memiliki reseptor angiotensin-converting enzim-2 (ACE-2), yang diikat oleh virus corona sebelum memasuki sel. Gagal jantung bisa disebabkan oleh peradangan parah yang beredar di seluruh tubuh. Ketika sistem kekebalan tubuh melawan virus, peradangan dapat merusak jaringan sehat, termasuk otot jantung.

Sakit Dada Sebelah Kanan Gejala Penyakit Apa Sih? Awas, Bisa Seserius Ini

Virus corona juga dapat menyerang bagian dalam arteri dan vena, sehingga dapat menyebabkan peradangan pembuluh darah, kerusakan pembuluh darah, dan pembekuan darah. Semua ini bisa mengganggu aliran darah ke jantung atau bagian tubuh lainnya.

Sindrom Long Covid adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan gejala yang menetap selama lebih dari empat minggu setelah infeksi Covid-19 yang parah. Covid-19 kronis dapat muncul secara berbeda pada setiap pasien dan dapat memengaruhi banyak organ, bahkan pada mereka yang memiliki sedikit atau tanpa gejala.

Menurut National Institute for Health and Care Excellence (NICE), durasi gejala sindrom Covid adalah dalam waktu 12 minggu setelah terpapar Covid-19. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendefinisikan Covid-19 jangka panjang sebagai suatu kondisi pasca-Covid-19 yang terjadi pada orang dengan riwayat Covid-19 yang terkonfirmasi atau terkonfirmasi, biasanya tiga bulan setelah timbulnya Covid-19 dan dengan jangka waktu yang lama. -gejala yang bertahan lama. selama setidaknya dua bulan dan tidak ada penyakit lain yang dapat didiagnosis.

Covid-19 kronis dapat muncul secara berbeda pada setiap pasien dan dapat memengaruhi banyak organ, bahkan pada mereka yang memiliki sedikit atau tanpa gejala.

Waspada Nyeri Dada, Kenali Penyebab Dan Gejala Yang Menjadi Awal Penyakit Kronis

Menurut sebuah penelitian terhadap pasien yang, ketika mempelajari gejala Covid-19, memiliki gejala sindrom Covid jangka panjang, ada dua kelompok gejala utama yang dibedakan. Kelompok pertama mengalami gejala gangguan pernafasan, kelelahan dan sakit kepala. Sedangkan kelompok kedua mengalami gejala yang menyerang banyak bagian tubuh, termasuk jantung, otak, dan usus.

Dalam sebuah penelitian terhadap 4.182 orang, gejala jantung yang paling umum adalah jantung berdebar, tidak termasuk kemungkinan keluhan gemetar, mati rasa, dan kabut otak. Faktanya, lebih dari 200 tanda telah tercatat. Gejala lain yang mungkin dialami pasien antara lain nyeri dada, kesulitan berbicara, kecemasan atau depresi, nyeri otot, demam, serta hilangnya penciuman dan rasa.

Kantor Statistik Nasional (ONS) memperkirakan 970.000 orang di Inggris melaporkan gejala jangka panjang Covid-19 dalam empat minggu hingga 1 Agustus 2021. pertimbangan. penyakit. Dua pertiganya mengatakan gejala yang mereka alami mengganggu aktivitas sehari-hari mereka.

Kenapa Sering Nyeri Dada Sebelah Kanan

Sebuah studi yang dilakukan oleh Imperial College London pada Juni lalu menemukan bahwa dari setengah juta orang dewasa di Inggris yang terjangkit Covid-19, lebih dari sepertiganya mengalami setidaknya satu gejala setelah 12 minggu.

Nyeri Dada Adalah?

Sebuah penelitian terhadap lebih dari 270.000 pasien Covid-19 di AS menemukan bahwa lebih dari tiga (37 persen) memiliki setidaknya satu gejala infeksi Covid berkepanjangan dalam waktu 3-6 bulan setelah diagnosis Covid-19. Sebuah studi pada September 2021 menemukan bahwa gejala sindrom Covid jangka panjang lebih mungkin terjadi pada pasien rawat inap dan lebih sering terjadi pada wanita.

Sebuah studi yang dilakukan Universitas Leicester terhadap lebih dari 1.000 orang yang dirawat di rumah sakit karena Covid-19 menemukan bahwa sebagian besar pasien (7 dari 10) belum pulih lima bulan setelah keluar dari rumah sakit.

Hasil analisis data dari aplikasi Covid Symptom Study menunjukkan bahwa orang lanjut usia, wanita, dan mereka yang memiliki lebih dari lima gejala pada minggu pertama Covid-19 lebih mungkin tertular Covid.

Sindrom Lung Covid mempengaruhi sekitar 10 persen orang berusia 18-49 tahun yang terinfeksi Covid-19. Risiko ini meningkat hingga 22 persen pada orang berusia di atas 70 tahun. Para peneliti juga menemukan bahwa penderita asma juga berisiko lebih besar terkena perpanjangan Covid.

Alasan Kenapa Dada Sebelah Kanan Sakit

Sebuah studi yang dilakukan Imperial College London terhadap setengah juta orang dewasa yang tertular Covid-19 antara September 2020 dan Februari 2021 menemukan bahwa risiko infeksi Covid jangka panjang meningkat seiring bertambahnya usia (ada peningkatan sebesar 3,5 persen untuk setiap dekade kehidupan). dan berada dalam bahaya besar.

Sindrom Lung Covid juga berisiko lebih besar terjadi pada orang yang kelebihan berat badan atau obesitas, pasien perokok, mereka yang tinggal di gedung bertingkat, atau mereka yang mengidap penyakit Covid-19 parah dan memerlukan rawat inap.

Bagaimana dengan anak-anak? Penelitian virus corona yang dilakukan oleh Kantor Statistik Nasional (ONS) menemukan bahwa sekitar 13 persen anak usia 2 hingga 11 tahun dan 14,5 persen anak usia 12 hingga 16 tahun mengalami gejala seperti kelelahan, batuk, dilaporkan sakit kepala, nyeri otot. nyeri atau kehilangan rasa atau bau lima minggu setelah tertular Covid-19. Hal ini berdasarkan survei terhadap 2.326 anak sekolah di Inggris yang dilakukan antara 2 hingga 26 Juli 2021.

Kenapa Sering Nyeri Dada Sebelah Kanan

Durasi sindrom covid tidak menular. Gejala sindrom Covid kronis disebabkan oleh respons tubuh Anda terhadap virus, yang berlanjut setelah infeksi awal.

Kenali Tanda Sakit Punggung Bagian Atas Yang Berbahaya

Bagi sebagian orang, infeksi Covid jangka panjang mungkin tampak hilang untuk sementara waktu dan kemudian kembali lagi. Infeksi Covid jangka panjang ini tidak hanya terjadi pada pasien rawat inap atau mereka yang merasa tidak enak badan setelah tertular virus corona.

Gejala Covid berkepanjangan bisa berupa kelelahan, sesak napas, gangguan tidur, kecemasan dan depresi, jantung berdebar, nyeri dada, nyeri sendi atau otot, sulit berkonsentrasi atau fokus (brain fog), perubahan indera penciuman atau rasa, dan batuk terus-menerus. selalu.

Gejala nyeri dada bisa ditemukan pada 22 persen pasien dua bulan setelah tertular Covid-19. Menurut penelitian yang dilakukan Huang dkk, nyeri dada dapat terjadi pada 5 persen pasien Covid-19 dalam waktu enam bulan setelah keluar dari rumah sakit.

Dalam penelitian terhadap 100 pasien, 17 persen pasien mengalami nyeri dada dan 20 persen pasien mengalami jantung berdebar 2-3 bulan setelah terinfeksi Covid-19, sedangkan tes pencitraan menunjukkan keterlibatan jantung pada 78 persen pasien dan tanda-tanda peradangan jantung. otot. pada 60 persen pasien.

Cara Mengobati Sakit Dada Sebelah Kanan Di Rumah

Nyeri dada bisa menjadi gejala infeksi Covid jangka panjang dan penting untuk mencegah penyebabnya, terutama jika nyeri dada merupakan satu-satunya gejala.

Nyeri dada bisa menjadi gejala infeksi Covid jangka panjang dan penting untuk mencegah penyebabnya, terutama jika nyeri dada merupakan satu-satunya gejala. Pemeriksaan klinis yang dilakukan sama dengan pasien yang mengeluhkan nyeri dada lainnya, meliputi sifat dan durasi nyeri, gejala terkait lainnya, riwayat kesehatan dan risikonya, dilanjutkan dengan pemeriksaan lain sesuai indikasi.

Dalam sebuah penelitian di Jerman, MRI jantung terhadap 100 orang yang telah pulih dari Covid-19 menunjukkan gambar MRI yang tidak normal pada 78 pasien. Dibandingkan dengan mereka yang tidak mengidap Covid-19, pasien tersebut mengalami jaringan parut dan peradangan pada otot jantung dan jaringan di sekitarnya (perikardium). Namun penelitian ini dibatasi oleh kurangnya kelompok pembanding, dan penelitian selanjutnya menemukan penurunan kejadian miokarditis pada mereka yang sebelumnya menderita Covid-19.

Kenapa Sering Nyeri Dada Sebelah Kanan

Gagal jantung setelah Covid-19 jarang terjadi. Namun jika Anda mengalami sesak napas atau bengkak di kaki setelah Covid-19, sebaiknya temui dokter Anda, yang akan merekomendasikan Anda untuk menjalani pemeriksaan oleh ahli jantung jika hasil tes menunjukkan Anda berisiko. Salah satu tanda gagal jantung adalah sesak napas, namun gejala ini memiliki banyak penyebab lain, termasuk pneumonia terkait Covid-19 dan penyebab gagal jantung lainnya. turun, bengkak pada kaki.

Sering Alami Sakit Punggung Selama Pandemi? Ternyata Ini Penyebabnya

Durasi sindrom Covid tidak dipahami dengan baik. Kalau menurut penjelasan saat ini, Covid itu berlangsung selama tiga bulan, ada yang bilang sampai enam bulan, atau mungkin sampai sembilan bulan.

Sebuah studi yang dilakukan oleh ilmuwan Leicester menunjukkan bahwa pasien Covid-19 yang memerlukan perhatian medis dapat mengalami sindrom Covid selama lebih dari 5 bulan, dan terdapat laporan sindrom Covid jangka panjang yang berlangsung lebih dari 12 bulan (termasuk pasien yang awalnya tidak memerlukan perawatan medis. Perhatian) ). dan mereka yang ada di rumah sakit.

Jadi segera konsultasikan ke dokter jika Anda mengalami nyeri dada yang tiba-tiba atau parah yang tidak kunjung hilang; nyeri dada mendadak disertai muntah, mual, berkeringat atau sesak napas; Nyeri dada mendadak disertai pingsan. Jika Anda mengalami nyeri dada yang datang dan pergi, sebaiknya tetap konsultasikan dengan dokter karena nyeri dada tidak bisa diabaikan.

Sejumlah pasien Covid-19 dirawat di unit gawat darurat RS Dock II Jayapura pada Selasa (20 Juli 2021).

Waspadai Bila Nyeri Tak Kunjung Sembuh

Jika timbul gejala perikarditis atau miokarditis, sebaiknya pasien segera dirujuk ke tim medis untuk evaluasi lebih lanjut. Untuk pemantauan lebih lanjut, pasien memerlukan EKG, troponin, dan ekokardiogram. Pasien dengan dugaan emboli paru harus dirujuk ke tim medis yang sesuai dan ditangani dengan cara yang sama seperti emboli paru non-Covid-19.

Nyeri dada muskuloskeletal dapat diobati dengan obat pereda nyeri di layanan kesehatan primer. Nyeri dada, sebagai satu-satunya keluhan, mungkin terjadi akibat penyakit jantung lainnya, sehingga memeriksakan diri langsung ke dokter spesialis jantung mungkin merupakan pilihan yang tepat.

Jika nyeri dada mempengaruhi kualitas hidup, meskipun cukup bermasalah, atau pasien masih menunjukkan gejala, pasien dapat dirujuk ke rumah sakit Covid jangka panjang untuk dievaluasi oleh tim multidisiplin yang mencakup staf medis. pemeriksaan oleh dokter, fisioterapis, terapis okupasi. , psikolog. Tergantung pada gejalanya, pasien mungkin dirujuk untuk pemeriksaan tambahan, termasuk CT scan dan ekokardiogram, atau dirujuk ke departemen kardiologi.

Kenapa Sering Nyeri Dada Sebelah Kanan

Penyebab nyeri dada sebelah kanan, mengobati nyeri dada sebelah kanan, mengatasi nyeri dada sebelah kanan, sering nyeri dada sebelah kiri, nyeri pada dada sebelah kanan, kenapa dada sebelah kanan sering nyeri, sakit nyeri dada sebelah kanan, dada sebelah kanan nyeri, dada sering nyeri sebelah kanan, dada kanan sering nyeri kenapa, dada sebelah kanan nyeri kenapa, dada sering sakit sebelah kanan

Leave a Comment